Kamis, 02 Juni 2016
Ketika Website Anda Di Jebol Hacker. Inilah Cara Mengatasinya.
Bila anda Admin dan memiliki akses ke web server, matikan dulu situs Anda, buatlah file index.html di root folder dan buatkah tulisan sederhana:
“website under maintenance”. File Index.html sebelumnya anda rename, jangan dihapus.
Backup seluruh file di server dan download ke komputer Anda
Setelah backup selesai, hapus seluruh file kecuali index.html dari server.
Rubah seluruh password baik FTP, Cpanel, maupun Database.
Analisa Gangguan
Setelah pertolongan pertama selesai dilakukan, selanjutnya adalah menganalisa bentuk penyerangan yang terjadi. Berikut ini daftar pertanyaan untuk menganalisa bentuk penyerangan terhadap website:
Bentuk hackingnya seperti apa? apakah merubah tampilan ? atau
Bila website menggunakan opensource CMS seperti WordPress dan Joomla, Versi berapakah yang terakhir di gunakan sebelum website terkena hack
Penanganan website yang terkena hack tergantung kondisi yang dihadapi, terkadang ada hacker yang merusak seluruh website dan menghapus source code dan juga database, namun adakalanya hacker tidak merusak apapun, hanya ingin memberitahukan kepada pengelola website bahwa ada celah keamanan di website.
Cara 1: Database dan Source Code tidak dirusak
Langkah Penanganan:
Web harus di bersihkan dulu, source code di backup semua dan stelah itu di delete dari server.
Ganti seluruh password baik akses ke server maupun database dengan kombinasi angka, karakter, huruf kecil dan huruf besar. Jangan buat password yang mudah karena akan mudah sekali dihack.
Install website dengan fresh code (misal: wordpress terbaru) dengan password database yg baru
Perketat sistem pengamanan website.
Cara 2: Database dan Source Code dirusak
Langkah Penanganan:
Ganti seluruh password baik akses ke server maupun database dengan kombinasi angka, karakter, huruf kecil dan huruf besar. Jangan buat password yang mudah karena akan mudah sekali dihack
Install website dengan fresh code (misal: wordpress terbaru) dengan password database yg baru
Export file backup khususnya database, lalu lakukan import database untuk merestore data terakhir ke dalam database.
good luck.. :)
Langganan:
Postingan (Atom)
